Kiat dan Strategi Menulis Artikel Opini

Gambar Ilustrasi Fotografi Grayscale Orang Yang Memegang PenaPhoto by Todoran Bogdan: https://www.pexels.com/photo/grayscale-photography-of-person-holding-pen-783737/
Menulis artikel opini merupakan suatu keahlian khusus yang diperlukan untuk menyampaikan pendapat dengan jelas, meyakinkan, dan dapat menarik pembaca. Saat seorang penulis ingin meningkatkan kemampuan dalam menulis artikel opini, ada berbagai kiat dan strategi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan tulisan yang menarik dan mendalam. Adapun kiat dan strateginya antara lain sebagai berikut:

1. Pilih Topik yang Menarik dan Relevan

Sebagai seorang penulis artikel opini, kalian dapat memilih topik yang tidak hanya sesuai dengan tren saat ini, namun juga dapat menarik dan bermanfaat bagi pembaca. 

2. Kenali Target Pembaca 

Seorang penulis artikel opini perlu memahami siapa target pembacanya. Ketika seorang penulis artikel opini telah mengetahui siapa yang akan membacanya, ia dapat menyesuaikan bahasa dan pendekatan agar lebih sesuai dan mudah dipahami oleh pembaca tersebut.

3. Bangun Argumentasi yang Kokoh

Saat menulis artikel opini, seorang penulis perlu menyampaikan pendapat dengan jelas dan di dukung dengan data atau fakta serta literatur yang kuat dan relevan. Hindari untuk menulis argumen yang terlalu umum.

4. Gaya Bahasa dan Penulisan yang Menarik

Saat menulis artikel opini, seorang penulis dapat memilih kata-kata dengan cermat dan menggunakan gaya bahasa dalam penulisan yang menarik agar lebih mudah dipahami oleh pembaca. 

5. Susun Struktur yang Logis dan Teratur

Tulisan artikel opini yang baik pasti memiliki struktur penulisan yang logis dan teratur. Penulisan artikel opini dapat dimulai dengan pendahuluan yang menarik, dilanjutkan pembahasan dengan membangun argumen disertai dengan data atau fakta serta literatur yang kuat dan relevan, serta diakhiri dengan kesimpulan. Pastikan pada setiap bagian saling terhubung dan alur tulisan mengalir dengan baik.

6. Manfaatkan Analogi dan Ilustrasi

Penggunaan analogi dan ilustrasi dapat membantu pembaca untuk memahami pendapat penulis dengan lebih baik. Hubungkan setiap argumen penulis dengan contoh kehidupan sehari-hari atau peristiwa yang relevan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas.

7. Lakukan Edit dan Koreksi

Setelah penulis telah selesai menulis artikel opini, langkah terakhir yang biasanya dilakukan ialah melakukan proses editing dan koreksi kembali untuk memeriksa tata bahasa, struktur kalimat, dan alur penulisan artikel opini secara keseluruhan. 

Menulis artikel opini memerlukan ketelitian dan kreativitas. Saat penulis dapat menerapkan kiat dan strategi di atas, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis dan menghasilkan artikel opini yang menarik dan memikat pembaca. Satu yang harus di ingat bahwa seorang penulis harus terus terus berlatih agar semakin mahir dalam menyampaikan ide dan opini melalui tulisan.


Hendi Prasetyo
Hendi Prasetyo

Adalah founder sekaligus penulis aktif pada Literaksipedia sejak 13 September 2019

No comments:

Post a Comment